**Judul: Bila Kesempatan Habis**
*(Lagu dengan vibe sarkastik, menyentil, dan bikin gemeter!)*
---
**[Verse 1]**
Kau bilang "nanti" terus, sampai akhirnya waktu habis,
Aku tunggu setia, eh, malah kau yang kabur terbirit.
Janji-janjimu cuma angin, tipis kayak plastik kresek,
Sekarang aku ketawa, lihat kau panik kepleset.
**[Pre-Chorus]**
Dulu sok sibuk, sekarang baru ngeh,
Nyadar ternyata aku udah move on, eh?
Kesempatan nggak datang dua kali, sayang,
Kau sia-siakan, sekarang gigit jari, bangsat!
**[Chorus]**
Bila kesempatan habis, jangan nangis-nangis,
Dulu diemin, sekarang merengek-rengek?
Aku bukan mesin ATM, bisa kau pencet "repeat",
Kau tumpuk dosa, sekarang tabunganmu kebek!
**[Verse 2]**
Aku yang setia, kau malah cari yang lain,
Sekarang balik lagi? Sorry, ku dah ganti lane.
Dulu ku di pojokan, sekarang ku di puncak,
Kau cuma bisa lihat, sambil gigit kuku, pecah!
**[Bridge]**
Kesempatan punya batas, sayang,
Kau pikir aku boneka? Bisa kau putar balik?
Nggak ada "rewind", nggak ada "backspace",
Sekarang dengar ini, dan rasakan sakit!
**[Chorus]**
Bila kesempatan habis, jangan nangis-nangis,
Dulu diemin, sekarang merengek-rengek?
Aku bukan mesin ATM, bisa kau pencet "repeat",
Kau tumpuk dosa, sekarang tabunganmu kebek!
**[Outro]**
Bye-bye, selamat tinggal, ku dah lelah,
Main hati sama kau kayak judi, zonk melulu!
Sekarang ku jalan, kau boleh lihat dari jauh,
Jangan harap ku balik, udah, cukup!
---
### **Kenapa Lirik Ini Kena?**
1. **Topik Laris (19-35 tahun)**: Hubungan toxic, kesempatan yang hilang, move on, dan balas dendam verbal—semua hal yang sering dialami anak muda.
2. **Bahasa Harian & Realistis**: Pakai kata-kata kayak *"terbirit"*, *"kepleset"*, *"bangsat"* yang bikin relate dan greget.
3. **Sarkasme Tajam**: Nada menggigit, sindiran pedas, dan lirik yang bikin pendengar geleng-geleng ("*Aku bukan mesin ATM*").
Bisa dibawakan dengan beat hip-hop atau pop punk biar makin nendang! 🔥
Mau ada bagian yang lebih sadis atau lebih chill? Bisa diadjust!